Jurnal Kesehatan Lentera Acitya

Language

Flag Counter


REVIEWER POLICY

TEMPLATED

PUBLICATION ETHIC

Journal Help
User
Journal Content

Browse
  • By Issue
  • By Author
  • By Title
  • Other Journals
  • Categories
Current Issue Atom logo
RSS2 logo
RSS1 logo
Information
  • For Readers
  • For Authors
  • For Librarians
About The Authors

Ayu Irawati
Universitas Mega Buana Palopo
Indonesia

Program Studi Kebidanan

Susianti *
Universitas Mega Buana Palopo
Indonesia

Program Studi Kebidanan

Arifa Usman
Universitas Mega Buana Palopo
Indonesia

Program Studi Kebidanan

Hijriah *
Universitas Mega Buana Palopo
Indonesia

Program Studi Kebidanan

Notifications
  • View
  • Subscribe
Open Journal Systems
  • Home
  • About
  • Login
  • Register
  • Categories
  • Search
  • Current
  • Archives
  • Announcements
  • Thesis Abstracts
  • EDITORIAL BOARD
  • Reviewer
  • AUTHOR GUIDELINES
Home > Vol 12, No 2 (2025) > Irawati

HUBUNGAN POLA MAKAN DAN KEAKTIFAN IBU KE POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CAMPALAGIAN

Ayu Irawati, Susianti *, Arifa Usman, Hijriah *

Abstract


Latar Belakang: Status gizi balita dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pola makan dan keaktifan ibu dalam memantau pertumbuhan anak di posyandu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan keaktifan ibu ke posyandu dengan status gizi balita. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 32 ibu balita diambil secara purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pola makan dengan status gizi balita (p = 0,000) serta antara keaktifan ibu ke posyandu dengan status gizi balita (p = 0,000). Kesimpulan: Pola makan yang baik dan keaktifan kunjungan posyandu berkorelasi positif dengan status gizi balita yang optimal. Peran edukasi posyandu sangat penting dalam mendukung keberhasilan program gizi masyarakat.

Kata Kunci: Pola makan, posyandu, status gizi, balita.

 

ABSTRACT

Background: The nutritional status of toddlers is influenced by many factors, including diet and maternal involvement in monitoring their growth at the integrated health post (Posyandu). Objective: This study aimed to determine the relationship between diet and maternal involvement in Posyandu with toddler nutritional status. Method: This study used a quantitative approach with a cross-sectional design. A sample of 32 mothers of toddlers was drawn using purposive sampling. Data analysis was performed using the chi-square test. Results: The results showed a significant relationship between diet and toddler nutritional status (p = 0.000) and between maternal involvement in Posyandu with toddler nutritional status (p = 0.000). Conclusion: Good diet and active Posyandu visits are positively correlated with optimal toddler nutritional status. The role of Posyandu education is crucial in supporting the success of community nutrition programs.

Keywords: Diet, Posyandu, nutritional status, toddler

Keywords


Pola makan, posyandu, status gizi, balita.

Full Text:

PDF PDF (Bahasa Indonesia)

References


Amalia. (2023). Kunjungan masyarakat ke posyandu di Kabupaten Mamuju masih rendah. Kabupaten Mamuju.

Ayu, A., Sari, D., & Rahmawati, N. (2020). Peran ibu dalam kunjungan posyandu terhadap pemantauan pertumbuhan balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 45–52.

Citrasari, D., Lestari, W., & Nugroho, A. (2021). Faktor pemanfaatan buku KIA dan kunjungan posyandu pada ibu balita. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(1), 23–31.

Hafifah, N., & Abidin, Z. (2020). Peran posyandu dalam peningkatan kesehatan balita di masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan, 8(2), 101–108.

Hidayati, R., Prasetyo, B., & Lestari, S. (2024). Pengaruh pengaturan pola makan terhadap status gizi balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(1), 33–41.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pemantauan status gizi balita. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman gizi seimbang untuk balita. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022. Kemenkes RI.

Maulani, R., Fitriani, E., & Hasanah, U. (2021). Pendidikan gizi dalam pembentukan pola makan sehat anak. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 10(3), 187–195.

Mardhatillah, A., & Putri, R. (2022). Dukungan keluarga terhadap keaktifan ibu dalam kegiatan posyandu. Jurnal Keperawatan Komunitas, 5(1), 55–62.

Mutia, F., Rahman, A., & Yuliana, D. (2023). Keberagaman pangan dan risiko stunting pada balita. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 19(2), 89–97.

Nurdin, M., Syahrir, S., & Wahyuni, T. (2019). Dampak ketidakaktifan ibu ke posyandu terhadap status gizi balita. Jurnal Kesehatan Preventif, 4(1), 1–8.

Nursalam. (2016). Metodologi penelitian ilmu keperawatan (4th ed.). Salemba Medika.

Pratiwi, D., Setyaningsih, R., & Kurniawan, A. (2022). Keaktifan kunjungan posyandu dan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1), 66–74.

Rahmadani, S., Putra, I., & Laila, N. (2023). Praktik pemberian makan dan risiko stunting pada balita. Jurnal Ilmu Gizi, 14(1), 22–30.

Rahmawati, E., Sulastri, & Wibowo, T. (2021). Hubungan kunjungan posyandu dengan status gizi dan imunisasi balita. Jurnal Kesehatan Anak, 13(2), 77–85.

Rehing, A. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan ibu ke posyandu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 15–24.

Safrizal. (2018). Faktor pengetahuan dan sikap ibu terhadap kunjungan posyandu. Jurnal Kebidanan, 7(2), 98–105.

Sari, M. (2020). Hubungan keaktifan ibu ke posyandu dengan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 4(1), 12–19.

Sari, D., Lestari, A., & Nuraini, F. (2021). Konsumsi gizi seimbang dan status gizi anak usia dini. Jurnal Gizi Masyarakat, 11(2), 144–152.

Susanti. (2023). Pola pemberian makan pada anak usia 1–3 tahun. Jurnal Ilmu Kesehatan Anak, 5(1), 10–18.

Susanti, D., & Handayani, R. (2020). Dampak ketidakhadiran ibu ke posyandu terhadap pertumbuhan balita. Jurnal Keperawatan Anak, 3(2), 65–72.

UNICEF, World Health Organization, & World Bank. (2023). Levels and trends in child malnutrition. WHO.

Wahyuni, S., Nurhasanah, & Ridwan, M. (2022). Keaktifan ibu ke posyandu dan praktik gizi balita. Jurnal Kesehatan Publik, 16(3), 210–218.

WHO. (2021). Infant and young child feeding. World Health Organization.

WHO. (2023). Community-based nutrition interventions. World Health Organization.

Wulandari, E., & Fitria, R. (2023). Pola asuh makan dan status gizi balita. Jurnal Gizi Terapan, 7(2), 99–107.

Yusuf, M., & Syamsuddin. (2021). Peran posyandu dalam pencegahan gizi buruk. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 13(1), 1–9.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.